Selasa, 08 April 2014

MENYIMAK

                             TUGAS   KEMAHIRAN MENYIMAK
                                      Dosen pengampu:Drs.Danuri,Mpd
                                                         
Oleh:
Kelompok:4
Maria Seriyanti(130401080023)
Ernasiana Lensi(130401080033)
Vinsensiana Sera Ahut(130401080028)

UNIVERSITAS KANJURUHAN MALANG
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
2014
                                                           



·        Pengantar
Dalam bab ini secara berturut-turut kita akan memperbincangkan hal-hal berkenan dengan .
A.   Aneka kendala menyimak efektif
·        Keegosentrisan
·        Keenggananikut terlibat
·        Ketakutan akan perubahan
·        Keinginan menghindari pertanyaan
·        Puas terhadap penampilan eksternal
·        Pertimbangan yang prematur
·        Kebingungan semantik
B.Perilaku menyimak  : a)menyimak faktual
b)menyimak empirik
C.meningkatkan perilaku menyimak
·        Menerima keanehan sang pembicara
·        Memperbaiki sikap
·        Memperbaiki lingkungan
·        Jangan dulu memberikan pertimbangan
·        Meningkatkan pembuatan catatan
·        Menyaring tujuan-tujuan menyimak yang spesifik
·        Memanfatkan waktu secara bijaksana
·        Menyimak secara rasional
·        Berlatih menyimak bahan-bahan yang sulit.







ANEKA KENDALA MENYIMAK

Ada berbagai kondisi yang internal yang menghalangi kita menjadi penyimak yang efektif.
1.Keegosentrissan
2.Keengganan ikut terlibat.
Berikut ini beberapa alasan ,mengapa orang enggan terlibat,antara lain yaitu:
Ø keterlibatan memancing reaksi yang spontan ,yang  kadang-kadang  tidak bisa diramalkan atau diatur sejak dini.
Ø kesan pribadi atau idola kita munkin saja terancam atau memelukan .
Ø kebebasan ikut  mengandung pula kebebasan  untuk menemui kegagalan.
Ø eterlibatan jelas menuntut dan memerlukan tenaga dan daya tahan

3. ketakutan akan perubahan.
4.keinginan menghindari pertanyaan.
5. puas  terhadap penampilan eksternal.
6.pertimbangan yang prematur
7.kebingungan semantik

B.PRILAKU MENYIMAK
Ada dua tipe prilaku dalam kegiatan menyimak yaitu:
v menyimak faktual,dan
v menyimak empati
1.Menyimak faktual
Penguasaan yang mantap terhadap teknik-teknik menyimak faktual ini justru memudahkan penyimak untuk menangkap serta memahami fakta-fakta,konsep-konsep,serta informasi yang disampaikan pembicara.
Aneka kegiatan atau prilaku yang kita lakukan  dalam menyimak faktual  yaitu:
a)memusatkan perhatian pada pesan-pesan orang lain dan,
b)berusaha mendapatkan fakta-fakta.
Menyimak faktual menuntut empat ketrampilan khusus,yaitu
ü Kita harus melibatkan diri secara total pada situasi komunikasi.
ü Kita harus menguasai seni atau kiat pembuatan catatan yang tepat guna.
ü Kita harus mencari serta menganalisis sarana-sarana penunjang  yang di utarakan oleh sang pembicara.
ü Kita harus mencari pola organisasi dan struktur keseluruhan sang pembicara
Menyimak faktual merupakan suatu ketrampilan dengan aneka penerapan yang tidak terbatas kegunaannya.bagi setiap situasi komunikasi sangat berguna misalnya:bagi para wartawan ,guru ,mahasiswa,hakim,reporter,lembaga konsumen,para juri dan sebagainya.
2.menyimak empatik
Menyimak empatik  kita untuk memahami sikap psikologis dan emosional
Pembicaraan dan bagaimana sikap mempengaruhi ujarannya menyimak empatik ini  dapat juga disebut  menyimak ktif atau menyimak pemahaman .
Ada beberapa prilaku yang dituntut dalam kegiatan menyimak diantaranya adalah:
a)memperhatikan isyarat-isyarat nonverbal
b)menempatkan diri pada posisi orang lain ,dan
c)memusatkan perhatian pada pesan ,bukan pada penampilan.

Agar dapat menjadi penyimak yang baik ,kita harus memusatkan perhatian pada pesan .
Ada beberapa cara untuk melakukan hal ini yaitu:
·        buatlah catatan mental dari butir-butir utama .
·        pikirkan dan renungkanlah kemungkinan adanya cara-cara lain untuk menunjang ide-ide utama sang pembicara.
·        cari dan dapatkanlah cara-cara yang telah di pakai oleh pembicara untuk mengorganisasikan atau memberi struktur terhadap penampilannya.
Ada  4 prilaku menyimak yang baik yaitu:
ü kalau anda tertarik pada suatu pesan tertentu atau ujaran tertentu,perlihatkanlah hal itu tanpa ragu-ragu.
ü kalau seorang pembicara tidak mengemukakan suatu pesan atau ujaran tertentu secara menarik  ,jangan ragu-ragu menujukan hal itu.
ü sikap dan gaya yang baik dan menarik hati menuntut keterlibatan 100% dalam situasi pembicaraan di muka umum.
ü kalau keterlibatan selanjutnya memang di perlukan ,jangan ragu-ragu menunjukkan atau memperlihatkan kepentingan hal itu.

B.MENINGKATKAN PRILAKU MENYIMAK
Ada beberapa langkah khusus untuk meningkatkan ketrampilan menyimak terutama bagi  peningkatan  prilaku menyimak yaitu:
1)menerima keanehan sang pembicara.
2)memperbaiki sikap.
3)memperbaiki lingkungan
4)jangan dulu  memberi pertimbangan
5)meningkatkan pembuatan catatan
6)menyaring tujuan-tujuan menyimak yang spesifik.
7)memenfaatkan waktu secara bijaksana
8)menyimak secara rasional.
9)melatih menyimak bahan-bahan yang sulit.



s

Tidak ada komentar:

Posting Komentar